×

Hubungi Kami

Mesin lentur pipa

Halaman Utama >  BLOGS >  Dokumen Teknis >  Mesin lentur pipa

Apakah jari-jari lentur mesin pembengkok pipa Anda tidak tepat? Jangan hanya menyesuaikan programnya; periksa terlebih dahulu area-area berikut.

May.19.2026

Ketika jari-jari pipa yang dibengkokkan berfluktuasi atau tidak sesuai dengan gambar, reaksi pertama banyak orang adalah memodifikasi program. Namun, sering kali masalahnya bukan terletak pada program, melainkan pada area-area berikut.

image 

 

1. Pemilihan Jari-Jari Die Bengkok yang Salah Jebakan Dasar Paling Umum

Jari-jari alur die bengkok menentukan jari-jari pembengkokan pipa. Penggunaan die yang salah akan membuat semua penyesuaian menjadi sia-sia.

Solusi: Pastikan nilai R pada die sesuai dengan gambar. Mengganti diameter pipa memerlukan penggantian die; jangan mengorbankan ketepatan.

 

 

2. Kompensasi Springback Tidak Memadai Ketidakcocokan material

Pipa akan mengalami springback (pemulihan elastis) sedikit setelah ditekuk, sehingga radius aktual menjadi lebih besar daripada radius die. Baja berkekuatan tinggi dan baja tahan karat menunjukkan efek springback yang khususnya nyata.

Solusi: Ukur radius aktual setelah uji tekuk dan tingkatkan sudut tekuk dalam program (misalnya, tekuk dari 90 ° menjadi 92 °). Catat nilai kompensasi springback untuk berbagai jenis material guna digunakan di masa mendatang.

 

 

3. Posisi Mandrel Tidak Tepat Radius Kecil Secara Tak Terelakkan Akan Mengalami Kolaps

Untuk pipa berdinding tipis dengan rasio R/D kurang dari 3, sisi dalam pipa secara tak terelakkan akan kolaps tanpa mandrel atau dengan panjang ekstensi mandrel yang tidak memadai, sehingga menghasilkan radius yang terdistorsi.

Solusi: Sejajarkan pusat soket bola pertama dari mandrel ujung bola dengan titik garis singgung die bending pada jarak 0,5–1,5 mm sebelum titik tersebut. Memperpanjang terlalu jauh akan menggores dinding dalam; memperpendek terlalu banyak tidak akan memberikan penopangan yang memadai. 4. Celah Berlebihan antara Die Anti-Kerut dan Die Bending Penyimpangan Jari-Jari Setelah Terjadi Kerutan

Kerutan bagian dalam mengubah aliran material, sehingga menyebabkan jari-jari bending aktual menyimpang dari nilai yang ditetapkan.

Solusi: Sesuaikan celah antara die anti-kerut dan die bending menjadi 0,1–0,2 mm (setebal selembar kertas A4), memastikan pasan yang rapat tanpa terkunci.

image 

 

6. Gaya Penjepitan Tidak Cukup Selip Pipa

Jika gaya penjepitan tidak cukup, pipa akan selip di dalam die bending, menghasilkan jari-jari bending yang lebih besar daripada nilai yang telah ditetapkan.

Solusi: Tingkatkan secara bertahap tekanan penjepitan hingga tidak terdapat bekas selip pada permukaan pipa. Secara bersamaan, bersihkan permukaan kerja die penjepit.

 

 

6. Kecepatan Bending Terlalu Tinggi Deformasi Tidak Memadai

Kecepatan berlebihan menghambat aliran material yang seragam, sehingga menghasilkan jari-jari yang tidak stabil.

Solusi: Kurangi kecepatan menjadi 30%–50%, terutama untuk lengkungan berjari-jari kecil.

image 

 

7. Keausan Die Kehilangan Ketelitian pada Die Lama

Keausan alur die bending mengurangi kecocokan pipa, sehingga secara alami menghasilkan jari-jari yang tidak akurat.

Solusi: Lakukan inspeksi berkala terhadap permukaan kerja cetakan; jika keausan melebihi toleransi, lakukan perbaikan atau penggantian.

image 

 

Urutan Pemecahan Masalah Cepat

1. Verifikasi nilai R die 2. Ukur springback dan koreksi overbending 3. Sesuaikan posisi mandrel 4. Sesuaikan celah die anti-kerut 5. Periksa gaya penjepitan 6. Lakukan uji lentur perlambatan 7. Ganti cetakan yang aus

 

 

Jika jari-jari lentur tidak akurat, kemungkinan besar (70%) disebabkan oleh masalah pada cetakan dan mandrel; jangan hanya fokus pada penyesuaian program.


surel kembaliKeAtas