Pentingnya Pelumasan pada Mesin Penggulung Pelat
Bagian ini membahas pentingnya pelumasan pada mesin penggulung pelat. Mesin penggulung pelat adalah peralatan mesin pembentuk yang digunakan untuk pembengkokan titik kontinu terhadap lembaran logam, mampu menggulung lembaran berbentuk-O, berbentuk-U, dan berbentuk-R multi-segmen. Jenis mesin penggulung pelat bervariasi tergantung pada aplikasinya.

Berdasarkan jumlah rol, mesin penggulung pelat dibagi menjadi mesin penggulung pelat tiga rol dan empat rol. Mesin tiga rol selanjutnya dibagi menjadi mesin penggulung pelat tiga rol simetris, mesin penggulung pelat tiga rol yang dapat disesuaikan secara horizontal, mesin penggulung pelat tiga rol yang dapat disesuaikan ke bawah melengkung, mesin penggulung pelat tiga rol universal dengan rol atas, serta mesin penggulung pelat CNC hidrolik. Berdasarkan sistem transmisi, mesin-mesin ini dibagi menjadi sistem mekanis dan hidrolik.

Di bawah ini, kami akan membahas pentingnya pelumasan pada mesin penggulung pelat. Pelumasan yang tepat pada berbagai komponen transmisi dan permukaan geser mesin penggulung pelat merupakan langkah efektif untuk mengurangi konsumsi daya dan memperpanjang masa pakai mesin. Oleh karena itu, mesin penggulung pelat harus memilih minyak pelumas dan gemuk pelumas yang sesuai serta membangun sistem pelumasan yang diperlukan.
I. Metode Pelumasan---
Bergantung pada kondisi operasi mesin penggulung pelat, digunakan masing-masing sistem pelumasan tipe kotak dan pelumasan berkala dengan minyak. Bantalan rol kerja dan permukaan panduan geser dilumasi menggunakan pistol pelumas tekanan manual.
II. Pemilihan Minyak Pelumas ---
1. Gemuk berbasis litium digunakan pada semua bantalan rol dan pelat panduan geser.

2. Perangkat transmisi hidrolik menggunakan jenis minyak hidrolik yang sama seperti sistem hidrolik.
III. Sistem Pelumasan dan Langkah Pencegahan ---
1. Permukaan panduan geser rangka dapat dilumasi sekali per shift menggunakan pistol pelumas tekanan.
2. Sebelum setiap shift, lumasi semua titik pelumasan dan periksa apakah tingkat minyak hidrolik di dalam tangki berada pada level yang ditentukan.

Oli sistem hidrolik harus diganti setelah 150 jam operasi, dan selanjutnya setiap 1500 jam operasi atau sekali dalam satu tahun. Seluruh sistem pelumasan harus dibersihkan setelah 150 jam operasi mesin. Jika mesin beroperasi di bawah beban penuh terus-menerus selama periode yang panjang, sistem tersebut harus dibersihkan setiap enam bulan.






































